Sabtu, Januari 03, 2009

[inti-net] Presiden PDK nilai Pemerintah SBY JK gagal

Akhirnya, terbukti masih ada orang waras di Republik
ini.
Selama ini berita yang beredar selalu mencitrakan
prestasi
yang dibuat Kabinet sekarang. Padahal, dari contoh
kecil saja.
Minyak tanah yang diganti jadi LPG (Gas). Akhirnya,
minyak tanah
jadi barang langka, LPG juga langka. Yang satu keburu
ditarik
dari pasaran duluan, yang pengganti juga menghilang
duluan tanpa
pesan.

Akhirnya, rakyat kecil yang ketempuan. Minyak tanah
nggak ada,
Gas pun langka. Mau cari bahan buat masak, juga susah
dan mahal.
Udah ada bahannya, mau dimasak juga susah. Akhirnya,
masyarakat
kembali ke revolusi fisik dulu, masuk hutan atau
tebang pohon.

Nanti, setelah pohon langka, pohon pelindung di tepi
jalan bakal
juga ditebang. Repotnya baru terasa nanti, pas musim
penghujan,
sedikit sedikit longsor, banjir bandang, dll.

Terakhir ini, rakyat kecil makin pintar plesetin
idiom.
Bersama kita bisa ...... bikin rakyat sengsara.
Mungkin ini namanya, mati pelan pelan ..... gaya baru.

**************
Presiden PDK Nilai Pemerintah SBY-JK Gagal
http://groups.yahoo.com/group/inti-net
Sabtu, 3 Januari 2009 - 15:51 wib

BALIKPAPAN - Tak sedikit yang menilai pasangan Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) gagal
memimpin bangsa. Kali ini, alasannya karena keduanya
tidak memiliki pola berpikir konseptual, dan hanya
berdasarkan pada kebijaksaan reaksional.

Penilaian ini disampaikan Presiden Dewan Pimpinan
Nasional Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Ryas Rasyid
pada acara rapat kordinasi dan pembekalan Calon
legislatif 2009 di Hotel Novotel Balikpapan,
Kalimantan Timur, Sabtu (3/1/2009).

Menurut Ryas, banyak indikator kegagalan SBY selama
memimpin dan tidak ada prestasi yang menonjol.
Pengangguran makin meluas dan kemiskinan juga makin
tinggi,

"Angka-angka statistik yang dipakai pemerintah untuk
merujuk bahwa terjadi pengurangan kemiskinan itu
adalah angka manipulatif, dibandingkan dengan bank
dunia jauh sekali. Versi ADB-Bank Dunia dengan jumlah
kemiskinanan versi Bank Dunia sekira 100 juta.
Sedangkan versi BPS, kita sekira 30 jutaan," jelas
Ryas.

Dia menyebutkan angka standar kemiskinan versi BPS
yakni berpenghasilan Rp180.000/bulan. Mereka yang
pendapatannya kurang dari 180 baru dikatakan miskin.

Sementara versi ADB-Bank Dunia itu, USD2 per hari,
jika 30 hari berarti USD60 per bulan. Itu menjadi
(total per bulan) Rp600.000. "Itu standar kemiskinan
di negara-negara berkembang. Di Indonesia saja aneh
sendiri, bikin standar Rp180.000 menurut versi BPS.
Jadi itu angka bisa dimanipulasi," tandasnya.

Sementara dari sisi pemberantasan korupsi, menurut
Ryas tidak menyentuh pada akar permasalahannya.
"Jangan percaya bahwa penangkapan-penangkapan yang
dilakukan KPK akan menghentikan korupsi, karena itu
tidak menghantam pabriknya. Pabrik korupsi adalah
sistem administrasi yang rusak, tidak ada reformasi
administrasi selama pemerintah SBY ini cuma pidato
melulu," tuturnya.

Karena itu, dia mengingatkan pemerintah dan rakyat
Indonesia perlu mengevaluasi pemerintahnya secara
cerdas. Yakni dengan memilih pemimpin yang memiliki
kompetensi, integritas, dan moral serta memiliki grand
design permasalahan bangsa ini.

M/S. Bima Bhakti Group Indonesia
www.geocities.com/bimagroup
Agriculture, Spices, Natural Resins & Gums, Gambier Manufacturer, Processor & Exporter
*Damar Batu, Gum Damar, Gum Copal, Damar Resins, Gum Resins, Gum Turpentine, Gambier, Cardamons, Dry Cassava, Cloves, Cloves Stems, Long Pepper, Cassiavera,Cassava Powder, Tapioca Powder, Cassiavera, etc
Chemicals : Sodium Sulphate, Caustic Soda, Sulphur, etc
Minerals : Iron Ore, Coal, Manganese Ore, Nickel, Steam Coal, etc
Ph : +62-81513234190, +62-818692956 email : kingdamar@cbn.net.id
Yahoo! ID : bimagroup
SKYPE ID : kingdamar

Pls CC or reply to : kingdamar@cbn.net.id

Pls Join :
inti-net-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

LowonganNET - Informasi Lowongan Pekerjaan terbaru, Gratis via email
LowonganNet-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/LowonganNet

Iklan Parahiyangan - Iklan-parahiyangan-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/iklan-parahiyangan

Batavia-news - Milis Berita dan Features.
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news

Milis Republik-Mimpi - Ikutan diskusi seputar negeri impian
republik-mimpi-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/republik-mimpi

Milis Rakyat-Peduli - Anda peduli dgn masalah bangsa ini ?
rakyat-peduli-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/rakyat-peduli

Great Business Opportunities.
Visit http://www.balipetroleum.myffi.biz/

Visit Tionghoanet on the blog :
http://tionghoanet.blogspot.com/

__._,_.___
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Group Charity

Give a laptop

Get a laptop: One

laptop per child

.

__,_._,___