3 Januari 2012

[inti-net] Papua Barat Tuan Rumah Olimpiade Fisika

 



http://www.lampungpost.com/pendidikan/20276-papua-barat-tuan-rumah-olimpiade-fisika.html

Papua Barat Tuan Rumah Olimpiade Fisika
Senin, 02 January 2012 10:38

MATARAN—Provinsi Papua Barat akan menjadi tuan rumah penyelenggara kejuaraan fisika tingkat dunia yang kedua pada 2012.

"World Physics Olympiad (Wopho) atau kejuaraan fisika tingkat dunia pada 2012 berlangsung di Manokwari, setelah tahun ini Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB)," kata pelopor Wopho Yohanes Surya, di sela acara grand final kejuaraan fisika tingkat dunia yang pertama di Mataram, Kamis (29-12).

Ia mengatakan setelah di Manokwari, Papua Barat, Wopho akan menyelenggarakan kejuaraan ini di luar negeri. Negara yang sudah bersedia menjadi tuan rumah adalah Taiwan.

"Jika penyelenggaraan kejuaraan fisika tingkat dunia tersebut sudah digelar di luar negeri, Indonesia harus menunggu puluhan tahun lagi untuk bisa menjadi tuan rumah," ujarnya.

Menurut Yohanes, pertimbangan pelaksanaan Wopho, peserta Olimpiade Fisika Internasional makin banyak. Dalam ajang olimpiade, setiap negara hanya boleh mengirim lima orang wakilnya. Daftar tunggu negara berminat menjadi tuan rumah juga sudah sampai 2050.

"Jika Indonesia ingin jadi tuan rumah, mungkin harus menunggu 30 tahun lagi. Untuk itu, kami sebagai panitia penyelenggara Wopho yang pertama meminta agar kejuaraan fisika tingkat dunia 2012 kembali digelar di Indonesia," ujarnya. (ANT/S-3)

Dubes RI untuk Polandia Raih Doktor

BANDUNG—Duta Besar RI untuk Polandia Darmansjah Djumala meraih gelar doktor bidang ilmu sosial dan politik Universitas Padjadjaran Bandung setelah mempertahankan desertasinya Soft Power dalam Penyelesian Konflik, di Kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Kamis (29-12).

Dalam sidang yang dipimpin Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unpad Asep Kartiwa itu Darmansjah mengungkapkan proses dan upaya penyelesaian konflik pemberontakan dan pergerakan yang terjadi dalam suatu negara.

"Selain dilakukan dengan cara kekuatan militer juga dilakukan dengan perundingan atau soft power. Hasilnya, soft power berhasil mengatasi konflik di Aceh," kata Darmansjah.

Menurut dia, penyelesaian soft power bisa dilakukan untuk mengatasi konflik lainnya, antara lain dengan menyesuaikan dengan simpul-simpul kepemimpinan kelompok pergerakan yang terlibat konflik.

Menurut dia, ada pengalaman berharga dari proses penyelesaian konflik di Aceh untuk menangani konflik-konflik internal di suatu negara. Penyelesaian konflik secara perundingan di Aceh menjadi salah satu model yang bisa diadopsi pemerintah.

Darmansjah berhasil mempertahankan disertasinya dan di akhir sidang terbuka diplomat RI di Eropa Timur itu dinyatakan lulus mendapatkan gelar doktor dengan predikat Cumlaude. (ANT/S-3)


[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___