Perlakuan Istimewa terhadap uang kertas dolar Amerika.
Perlakuan Istimewa terhadap uang kertas dolar Amerika.
Bagi pelaku bisnis dan pelancong yang pernah ke luar negeri ataupun berdagang dengan luar negeri, pasti mengenal uang kertas dolar Amerika, yang istilah kerennya dikenal sebagai US Dollar Bank Note.
Saya berani bilang bahwa khususnya di Indonesia ini, perlakuan yang luar biasa istimewa diberikan oleh berbagai kalangan, khususnya kalangan perbankan. Saya sudah mengecek dengan teman2 di berbagai negara di luar negeri, dan terbukti fakta akurat bahwa cuma di Republik kita tercinta inilah, uang kertas dolar Amerika Serikat mendapat perlakuan yang sangat istimewa.
Mengapa saya bilang sangat istimewa, karena cuma di Indonesia, khususnya di perbankan kita yang memberlakukan ketentuan bahwa uang kertas dolar Amerika HARUS mulus, licin dan tidak boleh cacat SEDIKITPUN. Sengaja saya tulis bagian penting dengan huruf besar - bukan karena ketentuan tsb tidak bisa ditolerir, namun ada penalti nya kalau mau tetap diperjual belikan oleh perbankan.
Mungkin karena melihat kalangan perbankan kita sukses menerapkan ketentuan tersebut, maka kalangan money changer (penukar uang asing), sampai ke kalangan pelaku bisnis, mulai dari hotel, mal, toko elektronik dan airlines memberlakukan ketentuan serupa juga.
Berbeda perlakuan dengan uang kertas kita, yang bisa seenaknya dilipat, dimasukkan ke dalam dompet, dibejek lalu dielus-elus lagi - tanpa harus takut tidak laku. Uang kertas dolar Amerika, kalau terlipat walau sedikit, atau ada bekas lekukan, ada kotor sedikit, ada coretan tinta atau stempel, digolongkan sebagai uang cacat. Jangan salah, uang cacat tetap laku namun diberlakukan potongan yang biasanya berbeda dari tiap pengusaha. Kalau di bank mungkin kita bakal dipotong antara Rp 100 - Rp 200 per 1 dollar nya, mungkin di pedagang valas bisa lebih kecil nilai potongannya. Kalau di hotel, airlines atau mal, pas kita cuma punya selembar USD 100 - kita bisa malu karena bisa ditolak mentah-mentah.
Begitu super istimewanya perlakuan terhadap uang kertas dari negeri paman SAM ini. Coba bandingkan dengan uang kertas dolar Singapura, ringgit Malaysia atau Hongkong Dollar. Mau dilipat, atau lecek pun masih laku dan tidak dipotong kalau mau dtukar dengan Rupiah.
Repotnya, kalau kita pas membawa uang kertas Dolar Amerika hasil penarikan tabungan kita di bank di Indonesia ketika kita sedang jalan-jalan atau liburan di luar negeri. Saya pernah alami sendiri ketika menukarkan beberapa lembar uang kertas dolar Amerika di Hongkong.
Karyawan bank atau karyawan toko emas (di Hongkong, toko emas juga melayani penukaran uang valas) tersebut sampai takjub (jika Anda beruntung) atau malah memandangi Anda mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Heran, karena kita ( dan biasanya warga Indonesia lainnya) bisa menukar uang kertas dolar Amerika yang mulus bersih dan licin, bahkan bisa berurut no seri nya. Saya sempat tanyakan kepada mereka, ternyata di Singapura, Hongkong, RRC bahkan Taiwan tidak mengenal ketentuan uang kertas dolar Amerika harus licin, rapi dan mulus. Jadi, cuma di Indonesia.
Pulang ke Indonesia, beberapa kali saya sempat tanyakan kepada beberapa pejabat bank yang saya kenal. Bahkan beberapa Direksi Bank yang saya temui pernah saya tanyakan alasannya dan sejak kapan ketentuan ini berlaku dan apa ada dasar atau Surat Edaran dari otoritas Moneter kita misalnya Bank Indonesia. Semua juga bingung gak bisa menjawab. Mereka cuma bisa bilang ,sudah dari sononya.
Sekarang kalau saya ditanya partner, rekanan bisnis saya di luar negeri tentang ketentuan ini, saya nggak mungkin jawab "Sudah dari sononya" - namun saya punya jurus yang bakal membungkam penanya, yakni " Cuma di Indonesia, keajaiban ini berlaku. ". Saya sudah coba terapkan jawaban ini dan hasilnya 98% langsung terdiam.
Sisanya 2% cuma kalau si penanya usil dan iseng. Yang begini, nggak usah dihiraukan.
Kadang kalau sedang iseng, pas ingat perlakuan istimewa terhadap uang kertas dolar Amerika, kita cuma bisa tersenyum dan bangga juga. Karena cuma di Indonesia yang bisa menerapkan aturan 'lucu' begini dan herannya bisa kompak diamini mulai dari Bank Sentral, bank Asing, bank swasta bahkan pedagang valas dan pelaku bisnis. Luar biasa.
Cuma sekarang timbul satu pertanyaan baru yang saya belum berhasil dapat jawabannya. Kalau setiap kali uang kertas dolar Amerika selalu baru, licin dan mulus, maka sudah berapa banyak Indonesia mengimpor lembaran uang kertas dolar Amerika ya ? Kan yang sudah beredar, cepat atau lambat pasti lusuh dan lecek. Entahlah, kita pikirkan nanti saja kalau sudah ada waktu lowong lagi ya.
Firdaus Juven 081513234190
http://tionghoanet.blogspot.com
http://biznetter.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com
Kunjungi situs INTI-net
http://groups.yahoo.com/group/inti-net
Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet
*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*