Refl: Apakah rezim NKRI berpihak kepada rakyat? Kalau di pusat kekuasaan tidak berpihak kepada rakyat, mana bisa wakil-wakilnya di daerah berpihak kepada rakyat? Kalau terlalu berpihak kepada rakyat bisa dicap macam-macam, satu cap yang paling memusnahkan ialah "separatist atau berideologi "separatisme". Tamat riwayat pro rakyat!
http://www.siwalimanews.com/post/pieris_pemimpin_di_maluku_belum_berpihak_kepada_rakyat
Saturday, 14 January 2012
Pieris: Pemimpin di Maluku Belum Berpihak kepada Rakyat
Ambon - Anggota DPD RI asal Provinsi Maluku, Jhon Pieris menandaskan, kepemimpinan di Maluku belum ada yang berpihak kepada kepentingan rakyat, yang ada hanya untuk berkuasa dan bukan mengabdi dan melayani.
"Maluku membutuhkan pemimpin yang visioner dan berintegritas untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan serta meningkatkan kualitas kehidupan demi pemulihan harkat dan martabat rakyat, bukan semata-mata untuk berkuasa,"kritiknya dalam release yang diterima Siwalima, Kamis (13/1).
Kekuasaan tidak akan melahirkan kehidupan rakyat yang sejahtera, tapi sebaliknya rakyat hidup dalam belenggu kesengsaraan dan penderitaan. Dikatakan, jika nantinya kedepan rakyat Maluku mau hidup lebih baik, maka figur yang betul-betul memimpin harus menggunakan hati nurani.
"Sebab membangun dengan hati akan melahirkan pembangunan yang berkualitas demi kesejahteraan rakyat," ujar Pieris.
Menurutnya, Maluku harus dipimpin oleh figur-figur yang membangun dengan hati, bukan dengan emosi, kekuasaan dan kepentingan pribadi. Para pemimpin di Maluku haruslah memahami bahwa politik itu bukan semata-mata teknik untuk berkuasa, tetapi yang terpenting adalah memperkuat etika dan moral untuk mengabdi dan melayani.
"Saya menilai kepemimpinan di Maluku semata-mata hanya untuk berkuasa dan bukan mengabdi dan melayani," katanya.
Kritikan keras ini dialamatkan kepada para pemimpin di Maluku, karena dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Ditegaskan, kepemimpinan harus dipimpin oleh figur-figur yang mau bersentuhan secara langsung dengan rakyat serta memahami politik yang memperkuat etika dan moral. (Mg-4)
[Non-text portions of this message have been removed]
Kunjungi situs INTI-net
http://groups.yahoo.com/group/inti-net
Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet
*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*