6 Januari 2012

[inti-net] UKM Dopink Craft, Meraih Kesuksesan dari Modal Pesangon

 

UKM Dopink Craft, Meraih Kesuksesan dari Modal Pesangon
JAKARTA � Awalnya Ludiyono adalah seorang buruh pabrik mesin yang berpenghasilan rendah. Tepat delapan tahun lalu, dia di-PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Namun, kejadian itu tidak membuatnya patah semangat, malah menjadi pelecut semangatnya untuk berjuang melawan pahit getirnya kehidupan.

Ditemui SH di pameran Indocraft beberapa waktu lalu, di Jakarta, dia menceritakan bagaimana awalnya dia membentuk usaha kecil menengah (UKM) yang diberi nama Dopink Craft.

Dia menceritakan, peristiwa PHK tersebut menjadi motivator baginya untuk berusaha lebih keras lagi. Uang pesangon dari PHK tersebut berani dia jadikan modal usaha awal untuk membuat berbagai macam kerajinan.

�Pesangon saya sebesar Rp 500.000 waktu itu semuanya saya jadikan modal usaha. Saya bentuk berbagai macam cenderamata dari bahan dasar daur ulang shuttle cock menjadi berbagai macam bentuk. Teman saya banyak yang beli, lalu saya titipkan kebeberapa toko cenderamata, selalu terjual habis, � katanya.

Dari antusiasme pembeli itulah kemudian Ludiyono mulai percaya diri mengembangkan terus usahanya. Beruntung dalam setiap pembuatan dia tidak kesulitan mencari bahan baku yang terdiri dari tinta getah pisang, shuttle cock bekas yang diambil ujungnya, dan pasir laut sebagai media utama. �Bahan pembuatannya 70 persen dari bahan daur ulang, � ujarnya.

Dari bahan tersebut, UKM Dopink Craft membuat berbagai macam undangan pernikahan dan cenderamata unik murah dari bahan pasir laut yang juga menjadi berbagai produk lain, di antaranya tempat pensil, celengan, pigura, buku harian, asbak, jam duduk, jam dinding, lampu hias, lampu tidur, dan lukisan pasir. �Pembuatannya sangat mudah, karena saya sudah terbiasa sejak kecil, � tuturnya.

UKM yang terletak di Jalan Teluk Cendrawasih 107 RT 01 RW 02 Arjosari Malang ini menjual kreasinya dengan harga yang cukup terjangkau. Berbagai macam undangan pernikahan saja dia jual dengan harga Rp 2.000 sampai Rp 5.000 per lembarnya.

Sementara itu, untuk produk cenderamata mereka menjual dengan harga mulai dari Rp 2.500 sampai Rp 50.000. Namun, khusus untuk lukisan getah pisang dan pasir laut berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. �Lukisan saya buat jarang sekali, jika ada pesanan dan waktu senggang saja, � tuturnya.

Namun, Ludiyono mengaku usahanya pernah juga mengalami kesulitan, terutama dalam hal modal.

Sebelum berkembang seperti sekarang, usahanya pernah hampir gulung tikar akibat permodalan, pemasaran, dan manajemen yang tidak berkembang. Berkat usahanya yang kuat dan dibantu beberapa orang temannya, kemudian mereka mulai mengorganisasikan UKM tersebut dengan cara profesional.

Selamat dari ancaman tersebut, Ludiyono masih terbentur masalah permodalan. Ketika manajeman dan pemasaran berjalan sering kali UKM-nya tak sanggup menangani pesanan yang cukup banyak waktu itu.

Dari kabar beberapa pemilik UKM lainnya, kemudian dia mencoba mengajukan proposal bantuan modal ke PT Semen Gresik. Beruntung proposalnya diterima, Ludiyono akhirnya dapat bantuan modal awal sebesar Rp 4 juta. �Saya beruntung sekali Semen Gresik mau berikan saya modal, peristiwa itu tepat lima tahun lalu, � ucapnya.
http://www.sinarharapan.co.id/content/read/ukm-dopink-craft-meraih-kesuksesan-dari-modal-pesangon/
05.01.2012 09:57

Dari situ kemudian usahanya semakin berkembang pesat, keuntungan per bulan dia bisa raih sampai Rp 15 juta. UKM-nya tersebut mampu memperkerjakan lima orang. Selain itu, ia membentuk kemitraan dengan ibu rumah tangga di sekitar lingkungannya. �Ibu-ibu rumah tangga di lingkungan saya sering kasih order untuk ngelem dan lain sebagainya, � katanya.

Selain itu, produknya pun mampu menembus berbagai kota besar di Indonesia. Bahkan, berkat bantuan manajemen dan pemasaran yang diberikan Semen Gresik, produknya pernah dilirik mahasiswa dari Belanda untuk acara pameran. �Mahasiswa Belanda pernah beli buku dari UKM saya untuk dipamerkan di kampusnya, � tuturnya. (CR-28)

__._,_.___
Recent Activity:
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___