14 Februari 2012

[inti-net] Amunisi Teroris Ditemukan Lagi di Kampus UI

 

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/12/ArticleHtmls/Amunisi-Teroris-Ditemukan-Lagi-di-Kampus-UI-12022012005012.shtml?Mode=0

Amunisi Teroris Ditemukan Lagi di Kampus UI
JAKARTA

etasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI memburu kelompok pemasok senjata teroris. Polisi saat ini memfokuskan operasi mereka pada upaya mencari dua DPO teroris, terkait dengan penemuan senjata api di hutan kampus Universitas Indonesia.
Juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, mengatakan mereka adalah teroris jaringan Abu Omar Abdurahman. "Jika nanti dua orang DPO ini sudah tertangkap, diharapkan mereka memudahkan pengungkapan jaringan dan kasus teroris ini,"kata Saud kemarin.

Kelompok Abu Omar ini diduga oleh polisi sebagai pemasok senjata dari Filipina. Kegiatan jual-beli senjata api menjadi salah satu sumber dana kelompok teroris. Dari aktivitas perdagangan ini pula kelompok Abu Omar terhubung dengan kelompok-kelompok teroris lainnya.

Sejak tahun lalu aparat sudah menemukan banyak senjata milik jaringan ini. Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Sutarman mengungkapkan, pada November 2011, polisi menangkap enam anggota jaringan Abu Omar. Mereka adalah BH, DA, RAW, S, D, dan S, yang dicokok terpisah dari beberapa kota. Polisi melakukan penyisiran dan menyita 3 buah senjata laras panjang, 2 senjata api laras pendek, dan 796 butir peluru.

Penyisiran pertama dilakukan berdasarkan pengakuan tersangka BH, yang sehari-hari pedagang bubur dan buku di Karawaci, Tangerang. Polisi melanjutkan penyisiran kedua di hutan kampus Universitas Indonesia, Depok, mulai Kamis lalu. Di hutan seluas hampir 110 hektare itu, aparat Densus 88

bersama tersangka teroris bernama Mulyadi, 35 tahun, membongkar tempat penimbunan senjata tak jauh dari kampus Fakultas Teknik. "Kami menemukan satu buah senjata api laras panjang dan dua pistol,"kata Sutarman.
Pada penyisiran hari ketiga, kemarin, Densus 88 bersama Mulyadi kembali menyisir hutan Universitas Indonesia. Kali ini petugas menemukan ratusan amunisi ukuran 22 milimeter dan 38 milimeter serta granat aktif."Saya kurang tahu jelas berapa jumlahnya, tapi banyak, sekitar tiga ratusan," kata Kasubdit Surveillance Detasemen, Yose Kusuma, kepada Tempo.

Kepolisian masih melanjutkan pencarian. Aparat menduga masih ada senjata-senjata api lainnya yang disembunyikan di beberapa tempat selain di hutan Universitas Indonesia. ● ANANDA W. TERESIA | FRANSISCO ROSARIANS

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
.

__,_._,___