16 Februari 2012

[inti-net] Diduga Terlibat Korupsi Kereta Api ICW Sebut Hatta

 

Refl: Apakah menteri tidak boleh terima kickback atau komisi x% dari nilai kontrak yang ditandatangani?

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/14/ArticleHtmls/ICW-Sebut-Hatta-Diduga-Terlibat-Korupsi-Kereta-Api-14022012008003.shtml?Mode=0

Diduga Terlibat Korupsi Kereta Api ICW Sebut Hatta
JAKARTA

Indonesia Corruption Watch, pegiat antikorupsi, menilai mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa berperan dalam kasus korupsi pengadaan hibah kereta api Jepang. Eksaminasi ICW bersama Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia dan peneliti Koalisi Pemantau Peradilan atas putusan Soemino Eko Saputro, Direktur Jenderal Perkeretaapian, memaparkan dugaan keterlibatan itu.
"KPK harus mendalami dan menggali lebih jauh dugaan keterlibatan tersebut," ujar Koordinator Divisi Hukum ICW, Febridiansyah, dalam keterangan pers di kantornya kemarin.
Febri bersama dua pegiat antikorupsi lainnya, Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Alvon Kurnia Palma, dan peneliti Koalisi Pemantau Peradilan, Refki Saputra, membacakan eksaminasi putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi terhadap Soemino, bawahan Hatta. Dalam eksaminasi itu, ketiga pegiat antikorupsi itu membeberkan dugaan keterlibatan Hatta. Mereka juga menilai ada sejumlah dugaan keterlibatan Hatta yang diabaikan dalam persidangan Soemino.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada 28 November 2011 memvonis Soemino tiga tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi pengangkutan kereta hibah eks Jepang yang merugikan negara Rp 20 miliar.

Alvon menuturkan keputusan menambah kereta api listrik bekas dari Jepang itu diambil dalam rapat pimpinan pada September 2005. Saat itu Menteri Perhubungan hadir bersama seluruh direktur jenderal. "Inisiatif pengadaan itu disebut dalam dakwaan jaksa berasal dari Hatta,"ujarnya.

Pada November 2005, dia melanjutkan, Hatta juga memerintahkan Soemino pergi ke Jepang meninjau kondisi barang di sana.
Keberangkatannya, menurut Alvon, dibiayai perusahaan pemenang tender, Soemitomo Corp.
Ironisnya, perjalanan itu dilakukan ketika pengadaan masih dalam tahap persiapan. Saat memutuskan pemilihan rekanan, Soemitomo dipilih melalui penunjukan langsung. "Tak mungkin Hatta tak tahu,"ujar Alvon.

Adapun juru bicara KPK, Johan Budi S.P., hingga berita ini ditulis, belum bisa diminta konfirmasi. Demikian juga Hatta, saat dihubungi melalui telepon, tidak menjawab. Pesan pendek yang dikirim juga belum dibalas. M ANDI PERDANA | GUSTIDHA BUDIARTIE

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
.

__,_._,___