14 Februari 2012

[inti-net] Jemaat GKI Yasmin Beribadah di Depan Istana

 

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/13/ArticleHtmls/Jemaat-GKI-Yasmin-Beribadah-di-Depan-Istana-13022012008014.shtml?Mode=0

Jemaat GKI Yasmin Beribadah di Depan Istana
JAKARTA

"Ini bagian dari ibadah keprihatinan terhadap bangsa."

Jemaat Gereja Kristen Indonesia Taman Yasmin menggelar ibadah dan doa bersama di depan Istana Negara, Jakarta, kemarin. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes tak kunjung tuntasnya konflik pendirian rumah ibadah mereka di Perumahan Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat.
Dikelilingi pagar betis puluhan aparat kepolisian, Pendeta Ujang Tanusaputra memimpin prosesi doa, yang dilanjutkan dengan dilantunkannya lagu-lagu rohani.
Setelah itu, sejumlah tokoh menyampaikan orasi dukungan.
Ibadah "doa damai" yang diikuti 50-an orang itu berlangsung pada pukul 13.00-16.00 WIB.

Adik mantan presiden Abdur rahman Wahid, Lily Wahid, mendapat kesempatan pertama. Dalam orasinya, Lily menyatakan akan terus mendukung jemaat GKI Yasmin mendapatkan tempat ibadah. Dia juga menyatakan kekecewaannya terhadap aparat kepolisian karena tidak bisa melindungi hak-hak umat kristiani untuk beribadah di gerejanya.

Indonesia,kata dia,adalah negara demokrasi dan negara hukum, yang tidak selayaknya menghalangi masyarakat beribadah menurut keyakinannya."Bangsa kami kan ber-Bhinneka Tunggal Ika, tidak boleh melarang agama lain melakukan ibadah,"ujar Lily.

Artis Glenn Fredly juga ikut meramaikan aksi tersebut dengan melantunkan lagu berjudul Pancasila Rumah Kita.

Juru bicara GKI Yasmin, Dwiati Novita Rini, mengatakan ibadah di jalanan di depan Istana Negara ini merupakan simbol hilangnya hak mereka beribadah di gereja."Ini bagian dari ibadah keprihatinan terhadap bangsa, karena kami sudah beberapa bulan ini terusir,"ujarnya seusai aksi.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang juga Ketua Inter-Religious Council, Din Syamsuddin, mendorong pemerintah segera mengambil langkah atas kasus GKI Yasmin agar persoalan ini tak sampai menimbulkan perpecahan umat muslim dan kristiani. Masalah itu belum akan rampung sebelum ada tindakan dari pemerintah pusat.

"Kita serahkan kepada pemerintah karena itu menyangkut permasalahan hukum," kata Din di sela acara puncak perayaan Pekan Kerukunan Antar-Umat Beragama di gedung MPR/DPR kemarin.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bogor menolak izin mendirikan bangunan gereja itu. Lalu GKI Yasmin melayangkan gugatan dan memenangkannya dengan keluarnya putusan Mahkamah Agung dan Ombudsman RI. Artinya, izin mendirikan bangunan GKI Yasmin sah.

Pengadilan Tata Usaha Negara telah menyerahkan eksekusi putusan itu kepada pejabat yang ditunjuk oleh pengadilan dan Ombudsman. Namun hingga kini belum ada pejabat yang mau menjalankannya.

Dalam rapat gabungan dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu pekan lalu, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan akan memediasi pertemuan GKI Yasmin dengan Wali Kota Bogor.Tapi hal itu belum bisa dilakukan karena GKI Yasmin tidak tegas menunjuk pihak yang mewakili mereka, apakah Ketua Sinode ataukah kuasa hukumnya. EZTHER L | AFRILIA S | MUNAWWAROH | AGUS

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : inti-net-subscribe@yahoogroups.com

Kunjungi situs INTI-net   
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
.

__,_._,___